Misi Rahasia Laskar Baker Street

SO_BUKU_SHERLOCK HOLMES (Laskar Jalanan Baker Street)
Judul Sherlock Holmes dan Laskar Jalanan Baker Street: Misteri Kematian Bintang Sirkus
Pengarang Tracy Dawn Mack dan Michael Peter Citrin
Penerjemah Maria M. Lubis
Edisi Cetakan 3, November 2010
Halaman 308+8
Bahasa Indonesia
Penerbit Qanita PT Mizan Pustaka

Untuk penggemar detektif terkenal Sherlock Holmes, mungkin sudah tidak asing lagi dengan jalan bernama Baker Street. Buku yang berjudul Sherlock Holmes dan Laskar Jalanan Baker Street ini, berbeda dari segi cerita dan pengarangnya. Sebelumnya, novel-novel karya Sir Arthur Conan Doyle selalu mengilustrasikan teman Holmes, Dr Watson sebagai penulisnya. Kali ini, Tracy Dawn Mack dan Michael Peter Citrin yang bekerja sebagai editor dan asisten pengacara sekaligus pengidola Sherlock Holmes mencoba mengarang cerita tentang Sherlock Holmes. Pasangan suami istri ini ingin cerita ini lebih berpusat pada gerombolan anak jalanan yang ternyata adalah mata-mata dari seorang paman tua yang tinggal di Baker Street nomor 221 B.

Cerita dimulai ketika Holmes ditugaskan untuk membongkar kasus tewasnya Walenda Bersaudara, pemain sirkus Grand Barboza yang terkenal. Mereka mengalami kecelakaan ketika sedang beraksi saat pertunjukkan berlangsung. Tiga Walenda bersaudara, Werner, Wilhelm, dan Wolfgang terjatuh dari seutas tali yang tingginya setinggi tiang kapal, dan diduga tidak dapat menahan beban ketiga orang itu. Namun, bersamaan dengan kasus tersebut, Holmes juga ditugasi oleh Pangeran Wales untuk menyelidiki pencuri The Stuart Chronicle, buku kuno yang mewah karena sampulnya dilapisi oleh emas padat dan dihiasi oleh batu-batu mulia yang usianya sudah lebih mencapai 200 tahun. Buku tersebut berisikan catatan penting yang ditulis oleh Raja-raja dan Ratu-ratu Inggris yang disimpan di Istana Buckingham, Inggris. Mengapa Holmes menerima kedua kasus tersebut? Apakah ada kaitannya antara hilangnya The Stuart Chronicle dengan tewasnya Walenda bersaudara? Jawabannya ada di dalam novel ini.

Untuk menghadapi kasus Walenda bersaudara, Holmes menugaskan laskar jalanan Baker Street untuk mencari informasi sedalam-dalamnya tentang kecelakaan pemain sirkus terkenal itu. Sebelumnya, Holmes sudah akrab dengan gerombolan anak jalanan tersebut, khususnya dengan Wiggins, anak yang cerdas yang membuat Holmes percaya padanya. Namun, laskar jalanan kini memiliki anggota baru yang bernama Ozzie. Berkat kelihaian anak-anak mengumpulkan informasi dari tempat Sirkus Grand Barboza itu, detektif berkelas Sherlock Holmes mendapatkan titik terang dalam kasus tersebut. Kasus pembunuhan ini dilakukan oleh orang cerdas pembuat tali yang dipakai untuk pertunjukan Walenda bersaudara. Tali tersebut terlihat kokoh diluar, namun rapuh didalamnya sehingga mudah putus.

Kecurigaan Holmes semakin besar ketika menemukan bukti, yaitu sebuah jejak debu slipper di Istana. Slipper adalah sejenis sepatu tanpa tali yang lembut seperti sepatu silat, sama seperti yang digunakan oleh Indigo Jones, pengganti Walenda bersaudara dalam atraksi tali. Mengapa tidak ada jejak kaki di lantai? Bagaimana pencuri itu bisa mengambil buku penting milik Kerajaan yang keberadaannya pun jarang diketahui oleh orang lain? Ozzie, yang mencoba untuk mengorek informasi dari indigo Jones berani mempertaruhkan nyawanya. Ozzie juga mengetahui terlebih dahulu penjual tali yang membuat Walenda bersaudara jatuh menghantam tanah dengan mengenaskan. Alhasil, Ozzie mendapatkan imbalan berupa uang dari Holmes, karena mendapatkan informasi penting yang dapat membongkar pelaku kasus pembunuhan yang merumitkan ini.

Di dalam novel ini, jika kamu amati akan ada huruf cetak tebal yang ukurannya lebih besar di setiap babnya. Jika disusun, akan menghasilkan satu kalimat yang berhubungan dengan seri selanjutnya. Pembaca akan dibuat tercengang dan tersenyum sinis ketika hadirnya seseorang pada akhir cerita. Dia adalah satu-satunya orang yang membuat detektif handal, Sherlock Holmes diam membeku saat berhadapan dengannya secara langsung untuk pertama kalinya. [@withayuliandini – foto : source ]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s