Skenario dalam Skenario

SO_MOVIE_ARGO

Jenis Film Drama

Pemain Ben Affleck, Alan Arkin, Bryan Cranston dan John Goodman

Produser Grant Heslov, Ben Affleck, George Clooney

Durasi 120 menit

Produksi Warner Bros Pictures

Sutradara Ben Affleck 

Siapa yang tidak takut ketika berada dalam situasi antara hidup dan mati? Berada dalam negara yang seluruh isinya mencari kita bagaikan manusia ditengah kota yang seluruhnya adalah “zombie.  Seperti yang dirasakan oleh Cora Lijek, Mark Lijek, Joe Stafford, Kathy Stafford, Lee Schatz, Dan Bob Anders dalam film Argo.

Mulanya Militan menyerang Kedutaan Besar Amerika Serikat di Taheran pada tanggal 4 November 1979 karena melindungi Shah Iran yang baru saja digulingkan. Seluruh staf disandera bahkan dibunuh dengan kejam. Hanya enam orang dari mereka melarikan diri dan bersembunyi di rumah Kedutaan Besar Kanada yaitu Ken Taylor. Berhari-hari mereka bersembunyi di rumah Ken taylor berharap dapat keluar dari Iran. Dengan situasi yang dirahasiakan, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mulai mencari ide untuk menyelamatkan mereka, tetapi semua ide tidak tepat dan tidak ada yang terealisasikan.

Tony Mendez, petugas CIA, badan intelijen Amerika Serikat dikirim untuk membantu mereka. Mendez kemudian menemukan ide saat menonton Battle for The Planet of the Apes di televisi yang merupakan film kesukaan anaknya. Idenya adalah membuat film palsu yang berlokasi di Iran sebagai kedok penyelamatan keenam diplomat AS yang bersembunyi. Segalanya disiapkan dengan sangat matang. Ia dibantu oleh Lester Siegel seorang produser film dan John Chambers seorang penata rias Hollywood yang kemudian membuat kantor produksi palsu. Segalanya dipersiapkan hingga melakukan konferensi pers tentang film palsu itu agar proyek film ini tampak benar-benar nyata. Dengan caranya tersebut, akhirnya Mendez berhasil masuk ke Iran dengan membuat visa dari Turki.

Dalam misinya, Mendez kemudian menemui Menteri Kebudayaan Iran untuk meminta surat izin syuting. Dengan begitu dia mempunyai bukti kuat untuk mendukung penyamarannya. Kemudian, Mendez menuju rumah Duta Besar Kanada dan bertemu dengan enam orang tersebut. Ia menjelaskan skenario penyelamatan yang ia buat. Keempat orang dari mereka setuju dengan skenario tersebut, tetapi tidak dengan pasangan suami-isteri Stafford. Mereka ragu dan belum percaya dengan Mendez.

Di sisi lain, masyarakat Taheran menyusun foto-foto yang sebelumnya dihancurkan. Seperti menyusun puzzle. Hampir ada beberapa yang sudah tersusun. Salah satunya adalah foto dari enam orang tersebut.

Mendez kemudian meyakinkan mereka dengan berbicara jujur bahwa Ia adalah agen CIA yang dikirim oleh Amerika Serikat untuk menyelamatkan mereka. Mereka pun akhirnya menyetujui skenario tersebut dan mempelajarinya. Rencana pertama dalam skenario tersebut adalah survei tempat pengambilan gambar yang dilakukan di pasar.

Hari itu pun dimulai. Mereka berenam kemudian menuju ke pasar yang telah ditentukan dengan menggunakan mobil yang sudah disewa oleh Mendez. Dalam perjalanan, betapa terkejut dan menakutkannya, mereka terjebak dalam kerumunan orang yang berdemo di jalan. Mobil itu pun berjalan dengan pelan membelah kerumunan orang tersebut. Sebagian orang yang berdemo juga menggebrak-gebrakan kaca mobil yang mereka gunakan. Dengan perasaan yang cemas, perlahan-lahan mereka pun berhasil melewatinya. Akan tetapi, kecemasan itu belum berakhir. Ketika di pasar, mereka juga bertemu dengan orang-orang Iran. Di sini situasi pun kembali menegang. Salah satu pemilik toko tidak senang ketika tokonya difoto oleh Kathy Stafford. Pemilik toko pun meminta foto tersebut. Setelah terjadi adu argumen, mereka pun pergi meninggalkan pasar, dan kembali ke rumah Ken Taylor.

Hari kedua dalam skenario tersebut adalah pulang ke Kanada untuk mempersiapkan Peralatan syuting. Keenam orang itu bersiap-siap untuk menuju bandara. Disinilah puncak yang paling menegangkan dalam film Argo. Argo memberikan sesuatu yang berbeda. Seakan pandangan tidak bisa dialihkan dari film ini.

Argo adalah sebuah film thriller Amerika Serikat tahun 2012 yang disutradarai oleh Ben Affleck, diangkat dari kisah nyata “Canadian Caper”. Film ini dibintangi oleh Affleck sebagai Mendez, Bryan Cranston, Alan Arkin, dan John Goodman. Dirilis di Amerika Utara pada tanggal 12 Oktober 2012 dan sukses secara kritis maupun komersial. Film ini diproduksi oleh Affleck, George Clooney, dan Grant Hesloy. Argo menerima tujuh nominasi dalam Academy Awards ke-85, termasuk Film Terbaik, Skenario Adaptasi Terbaik (Chris Terrio), serta Aktor Pendukung Terbaik (Alan Arkin), dan berhasil membawa pulang tiga piala Oscar, yakni untuk Film Terbaik, Penyuntingan Terbaik, dan Skenario Adaptasi Terbaik. Argo juga menerima lima nominasi dalam Golden Globe ke-70, dan berhasil membawa pulang dua piala, yakni Film Terbaik (Drama), dan Sutradara Terbaik. [@luthppi – foto: source]

2 thoughts on “Skenario dalam Skenario

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s